PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada para pelaku usaha untuk tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Meski tak mudah praktiknya dalam mempertahankan bisnis di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

Sebagai penyeimbang, pemerintah akan memberikan sederet insentif kepada pelaku usaha, yang berkomitmen untuk tidak melakukan PHK pada karyawannya. Tak hanya perusahaan besar, namun juga untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan brand-brand lokalnya.

batik

Diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI), Susanty Widjaya, wabah COVID-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah membawa dampak besar bagi para pelaku usaha lokal di berbagai bidang. Mulai dari fesyen, kuliner, pariwisata, kecantikan dan lain sebagainya.

Namun, menurutnya, para pelaku usaha tak bisa tinggal diam. Kreativitas harus tetap diasah agar bisa bangkit dari masalah seperti ini.

“Kita harus kreatif, tetap semangat dan berusaha bisa bertahan. Kami mencoba untuk menginisiasi bahwa ada alternatif positif yang bisa dimanfaatkan dalam kondisi sulit ini,” ujarnya lewat keterangan resmi yang diterima Okezone, Senin (4/5/2020).

Susanty menambahkan, di kondisi seperti ini, berbagai merek lokal di berbagai bidang harus menunjukkan eksistensinya. Walau bukan perkara mudah, semuanya harus bahu membahu saling bergandengan tangan bersama, agar semua masalah akan terasa lebih ringan.

“Maka itu kita tetap harus semangat dan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga eksistensi,” terangnya.

Tak dapat dipungkiri, wabah corona COVID-19 yang diproyeksi masih akan berlangsung beberapa bulan ke depan, akan menjadi krisis finansial besar bagi brand lokal yang mayoritas bergerak di industri pariwisata dan kreatif.

“Karena bagaimanapun, ada pengeluaran rutin yang harus tetap dijalankan misalnya membayar sewa tempat, gaji dan THR karyawan, utilitas, supplier dan lainnya. Apabila tidak adanya pemasukan, akan semakin banyak usaha yang terancam gulung tikar,” papar Susanty.

Bahkan, dari masalah seperti itu, Presiden Jokowi juga meminta kepada Kepala Daerah untuk memberikan bantuan kepada mereka. Mengingat para pelaku ini ada yang tak tersentuh oleh perbankan dan lembaga keuangan, sehingga pemerintah kesulitan menyalurkan bantuannya.

(mrt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *